InfoSumbawa – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan memastikan pembangunan yang tepat sasaran. Hal ini ditegaskan oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang menyatakan pentingnya keterbukaan terhadap kritik dan saran yang berbasis data.
Dalam konteks keberagaman sosial masyarakat NTB, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa kebijakan publik tidak dapat diterapkan dengan pendekatan tunggal. Sebaliknya, setiap kebijakan harus mempertimbangkan data dan konteks lokal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan pada acara silaturahmi dan tasyakur satu tahun Matadata Institute di Mataram pada 16 Oktober.
Di samping mendorong kebijakan yang berbasis data, Gubernur juga menyoroti pentingnya perbaikan sistem birokrasi. Penerapan manajemen talenta, atau sistem merit, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih maksimal. Melalui inisiatif ini, Pemprov NTB berupaya untuk mewujudkan pelayanan yang lebih responsif dan efisien bagi masyarakat.
Pemerintah daerah selalu membuka diri terhadap masukan dan evaluasi dari semua pihak. Mari bersama-sama kita bersinergi dan memberikan kontribusi yang konstruktif untuk membangun NTB yang lebih baik di masa mendatang.



