Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Tegaskan Target Kinerja Harus Tercapai
INFOSUMBAWA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal melantik 34 pejabat eselon di Pendopo Gubernur, Mataram, Kamis (9/4/2026). Pelantikan tersebut terdiri atas 13 pejabat eselon II, 13 pejabat eselon III, dan delapan pejabat eselon IV.
Pelantikan dilakukan setelah gubernur lebih dulu melantik Abdul Chair, AK sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB.
Dalam arahannya, Miq Iqbal menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik wajib menandatangani perjanjian kinerja sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab. Ia menyebut target kinerja harus tercapai dalam waktu enam bulan.
“Kalau selama enam bulan kinerja dan target tidak tercapai, mohon maaf bapak ibu harus secara sukarela mengundurkan diri dari jabatan,” tegasnya di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Menurut gubernur, kebijakan tersebut menjadi langkah awal untuk mengevaluasi kinerja pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Ia berharap langkah ini dapat mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang sempat tertinggal.
“Nanti Pak Sekda akan menyiapkan indikator kinerja dan perjanjian kinerja yang akan ditandatangani oleh pimpinan OPD,” ujarnya.
Miq Iqbal juga menyadari pelantikan ini berpotensi memunculkan pro dan kontra. Namun, menurutnya, sebagai pejabat publik tidak ada keputusan yang bisa memuaskan semua pihak.
“Sebagai pimpinan, inilah yang terbaik yang bisa saya ambil. Mudah-mudahan Allah SWT meridai keputusan-keputusan ini,” katanya.
Tantangan Kian Kompleks
Gubernur menekankan bahwa tantangan pemerintahan saat ini semakin berat, baik di tingkat internasional, nasional, maupun daerah. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran bekerja lebih keras, cerdas, dan cepat.
“Kita harus bekerja ekstra, kerja cerdas dan cepat. Karena banyak tantangan ke depan yang harus kita selesaikan bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat membuat kemampuan fiskal daerah semakin terbatas. Kondisi ini menuntut seluruh OPD ikut memikirkan upaya peningkatan pendapatan daerah dan bekerja lebih efektif dengan sumber daya yang ada.
“Mimpi-mimpi besar kita tidak boleh terhalang oleh minimnya anggaran. Langkah-langkah kita tidak boleh terhenti karena anggaran terbatas,” ujarnya.
Dukungan Keluarga Dinilai Penting
Selain soal kinerja, Miq Iqbal juga menyinggung pentingnya dukungan pasangan dan keluarga bagi pejabat yang baru dilantik. Ia menyebut keluarga memiliki peran besar dalam menjaga integritas dan tanggung jawab pejabat dalam bekerja.
Namun, ia mengingatkan agar pasangan pejabat tidak terlalu jauh ikut campur dalam urusan kantor. Menurutnya, dukungan sebaiknya diberikan dari belakang dan samping agar pejabat dapat bekerja secara profesional.
“Sehingga para staf sebagai bawahan bisa lebih fokus bekerja tanpa campur tangan dari pasangan masing-masing. Berikan kesempatan kepada pasangan untuk bekerja bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan,” katanya.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Beberapa pejabat eselon II yang dilantik antara lain Asrul Sani sebagai Direktur RSUP NTB, Lalu Mirza Amir HB sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Syamsul Hadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga NTB, serta Lalu Kusuma Wijaya sebagai Kepala Dinas PUPR NTB.
Selain itu, Lalu Wiranata dilantik sebagai Kepala Dinas Perdagangan NTB, Muhammad Ihwan sebagai Kepala Dinas Kebudayaan NTB, dan Didik Mahmud sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB.
Di sektor kesehatan, Baiq Nelly Kusumawati Ma’ruf menjabat Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD NTB, disusul Srianingsih sebagai Wakil Direktur Umum dan Operasional. I Putu Artawan Prayoga dipercaya sebagai Wakil Direktur SDM, Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian, sementara Adi Wira Perdhana menjadi Wakil Direktur Pelayanan RSUD NTB.
Di Sekretariat Daerah NTB, Amir menjabat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, sedangkan Yus Harudian Putra bertugas sebagai Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
