InfoSumbawa – Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, menggarisbawahi pentingnya hasil pemeriksaan awal kinerja yang dilakukan oleh BPK RI Perwakilan NTB. Ia menyatakan bahwa temuan tersebut bukan hanya sebagai umpan balik, tetapi juga sebagai sinyal untuk memperbaiki dan menyempurnakan program pembangunan di daerah, khususnya dalam tiga sektor kunci.
Pendidikan yang Lebih Baik
Di sektor pendidikan, Abul Chair menekankan perlunya penajaman perencanaan yang lebih berbasis kebutuhan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran dan akuntabilitas terhadap aset yang dimiliki. Pengawasan terhadap satuan pendidikan pun harus diperkuat agar kualitas pendidikan dapat memenuhi harapan.
Ketahanan Energi yang Berkelanjutan
Sementara itu, untuk sektor energi, Abul Chair menegaskan bahwa perlunya validasi data dan evaluasi berkala. Hal ini penting agar program yang dijalankan, seperti peningkatan rasio elektrifikasi, dapat memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Meningkatkan Ketahanan Pangan
Di bidang ketahanan pangan, ia menyebutkan perlunya integrasi data yang akurat terkait komoditas strategis. Mulai dari memastikan ketersediaan pangan, kelancaran distribusi rantai pasok, hingga memastikan harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat, harus menjadi prioritas. Hal ini menjadi krusial untuk menciptakan ketahanan pangan yang solid di NTB.
Abul Chair juga mengarahkan seluruh kepala perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan oleh BPK. Tindak lanjut ini diharapkan dapat dilakukan secara terstruktur melalui matriks pemantauan yang dikawal langsung oleh Inspektorat NTB. Dengan cara ini, diharapkan masalah-masalah yang ada dapat segera diatasi dan tata kelola dapat dilakukan dengan lebih efektif.



