InfoSumbawa – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bertekad untuk mewujudkan layanan publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan komitmennya untuk mengubah wajah rumah sakit milik pemerintah agar dapat diakses dengan baik oleh penyandang disabilitas.
Dalam kesempatan yang sama, beliau menargetkan setiap rumah sakit akan memiliki setidaknya dua petugas customer service yang terampil dalam bahasa isyarat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan komunikasi dan layanan bagi pasien yang membutuhkan bantuan khusus.
Komitmen tersebut dinyatakan bersamaan dengan peluncuran Program CERAH dan peringatan Hari Penglihatan Sedunia 2026 di Rumah Sakit Mata NTB. Melalui program ini, pemerintah provinsi berencana untuk mencapai visi “Zero Blindness” di NTB. Rencana inovatif ini mencakup layanan skrining kesehatan mata yang akan menjangkau wilayah pedalaman serta fasilitas antar-jemput pasien secara gratis.
Selain itu, untuk mendukung pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus, mulai Januari 2027, Pemprov NTB juga akan menyediakan kendaraan listrik untuk antar-jemput di seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB). Kendaraan ini juga akan dilengkapi untuk berfungsi sebagai ambulans siaga, memberikan akses cepat bagi siswa yang membutuhkan perhatian medis.
Ayo bersama-sama mendukung upaya ini, demi terciptanya NTB yang lebih inklusif dan adil, di mana setiap individu, tanpa memandang keterbatasan fisik atau lokasi geografis, dapat mengakses layanan kesehatan yang layak.



