Bupati Lombok Tengah Tanggapi Pembangunan Vila di Bukit yang Diduga Sebabkan Banjir di KEK

27 Feb 2026 • 18:18 iMedia

InfoSumbawa – Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya pembangunan vila di kawasan bukit yang diduga menjadi salah satu penyebab banjir di KEK Mandalika, khususnya di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, pada Selasa (24/2/2026).

Dalam analisis awalnya, Pathul menjelaskan bahwa banjir tersebut disebabkan oleh pendangkalan yang diakibatkan oleh erosi tanah dari bukit. Hal ini membuat aliran air tidak dapat tertampung, sehingga meluap ke permukiman penduduk.

“Kami sudah mengamati situasi di lapangan. Kami meminta kepada pemilik alat berat untuk segera melakukan tindakan perbaikan,” ujar Pathul saat ditemui di Praya pada Jumat (27/2/2026).

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kini tengah melakukan pendataan terhadap pemilik bangunan yang beroperasi di atas bukit di kawasan Mandalika. Pathul menegaskan, sebagian besar dari bangunan tersebut belum memiliki izin resmi dari pemerintah daerah.

“Sebagian dari tanah di area tersebut merupakan milik masyarakat. Kami tidak mengetahui siapa yang telah menjualnya atau kapan transaksi terjadi. Banyak investor asing yang tidak mengurus izin, sehingga kami berencana untuk memanggil mereka,” ungkap Pathul.

Ia juga menekankan rasa frustrasinya karena pemilik bangunan mengabaikan surat peringatan (SP) yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Staf Ahli Bupati pun telah diminta untuk melakukan pendataan secara menyeluruh.

Di satu sisi, Pathul menyadari bahwa meningkatnya investasi di Lombok Tengah menjadi salah satu faktor dalam pesatnya pembangunan. Namun, ia bersikeras bahwa pemerintah tidak ingin terlambat dalam mengambil langkah yang dapat mencegah bencana berkepanjangan.

Selain masalah pembangunan, banjir juga diperparah oleh curah hujan yang tinggi yang terjadi selama enam hari berturut-turut. Data dari Pemkab Lombok Tengah menunjukkan bahwa lebih dari 1.500 warga terkena dampak, dan beberapa di antaranya terpaksa mengungsi.

Pemkab telah menerjunkan petugas yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) untuk mempercepat penanganan banjir, termasuk membersihkan material kayu tumbang yang mengganggu akses warga.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya