Polres Sumbawa Lakukan Penggerebekan Judi Sabung Ayam di Bulan Ramadan
InfoSumbawa – Komitmen untuk memberantas penyakit masyarakat selama bulan suci Ramadan kembali ditegaskan oleh Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa. Dalam rangka Operasi Pekat Rinjani 2026, tim gabungan dari Opsnal dan Piket Fungsi berhasil membubarkan praktik judi sabung ayam di Kecamatan Labuhan Badas, pada malam hari Rabu, 4 Maret 2026.
Penggerebekan tersebut diawali oleh patroli rutin yang dilakukan oleh petugas Kring Serse, yang kemudian menerima laporan dari masyarakat mengenai aktivitas perjudian yang meresahkan di Jalan Bungur, Labuhan Sumbawa.
Kepala Seksi Humas Polres Sumbawa, Ipda Mulyawansyah, S.H., mengungkapkan bahwa petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WITA, dan langsung melakukan pengepungan terhadap area yang dicurigai sebagai arena sabung ayam.
“Melihat kedatangan petugas, para pelaku mencoba melarikan diri meninggalkan lokasi,” ujarnya dalam keterangan resminya yang dirilis pada Kamis, 5 Maret 2026.
Meskipun berhasil melarikan diri, aparat kepolisian berhasil mengamankan barang bukti yang tertinggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Barang bukti yang berhasil disita mencakup delapan unit sepeda motor, lima ekor ayam aduan, satu unit gelanggang sabung ayam, serta lima buah kurungan ayam.
“Saat ini semua barang bukti telah kami amankan di Polres Sumbawa untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Tim penyidik juga sedang melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam praktik perjudian ini,” tambah Ipda Mulyawansyah.
Ipda Mulyawansyah menegaskan komitmen Polres Sumbawa untuk tidak memberi ruang bagi segala bentuk perjudian, apalagi di bulan suci Ramadan yang seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah dan aktivitas positif.
“Operasi Pekat Rinjani 2026 merupakan langkah kami untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam perjudian dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.
Kepolisian juga memberikan apresiasi kepada warga yang telah memberikan informasi kepada pihak berwajib. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung upaya pemberantasan penyakit masyarakat.
“Kami akan meningkatkan pelaksanaan patroli dan operasi serupa selama bulan Ramadan untuk memastikan kenyamanan bagi warga dalam menjalankan ibadah puasa,” tutupnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
