Edufair Bali Nusra 2026 Resmi Digelar di Mataram

10 Apr 2026 • 02:09 iMedia

InfoSumbawa – Kegiatan Education Fair (Edufair) Bali Nusra 2026 telah resmi dibuka di Gramedia Mataram pada tanggal 9 hingga 11 April 2026. Event ini menjadi penutup dari rangkaian Edufair yang bertujuan untuk memperluas wawasan pendidikan serta meningkatkan literasi di kalangan generasi muda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Event ini diselenggarakan oleh Tribun Lombok bekerja sama dengan Gramedia dan mencakup berbagai kegiatan, antara lain talkshow yang dilaksanakan pada 9, 10, dan 11 April, lomba pidato bahasa Inggris pada tanggal 9 dan 11 April, serta kompetisi video pendek yang berlangsung dari 2 hingga 9 April 2026.

Ketua Dekranasda NTB, Sinta M. Iqbal, yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, Edufair adalah elemen penting dalam memperkuat literasi di NTB.

“Isu literasi saat ini sangat krusial dan bisa dibilang menarik perhatian. Meski demikian, kita harus mengakui bahwa gerakan literasi belum berjalan masif. Banyak inisiatif literasi yang muncul dari komunitas secara alami, dan ini patut kita dukung,” ujar Sinta.

Beliau menekankan bahwa literasi tidak hanya sekedar kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan untuk memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan cara yang bermanfaat. Kegiatan seperti lomba pidato bahasa Inggris dan pembuatan video dianggap sebagai bagian integral dari proses literasi yang menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, Sinta juga memberikan nasihat kepada pelajar, khususnya untuk siswa kelas 10 dan 11, agar tidak hanya memilih jalur pendidikan berdasarkan tren semata.

“Kalian perlu memahami diri sendiri, mengenali apa yang diminati, keterampilan yang dimiliki, dan potensi untuk berkembang. Jangan hanya mengikuti arus, karena masa depan membutuhkan kesiapan dan pemahaman diri yang baik,” tambahnya.

Di sisi lain, Meiwanda, selaku Bisnis Manager Tribun Lombok, menjelaskan bahwa Edufair bertujuan untuk menjadi jembatan bagi para pelajar guna mengenali berbagai institusi pendidikan di Bali dan Nusa Tenggara.

“Melalui Edufair ini, kami ingin memperluas pandangan bahwa kesempatan pendidikan sangat luas. Dengan semangat ‘Makmur Mendunia’, kami bertekad untuk mendukung pengembangan generasi muda NTB agar siap bersaing di era digital,” tegas Meiwanda.

Dia juga menambahkan bahwa berbagai kompetisi yang diselenggarakan diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, keterampilan komunikasi, serta kepercayaan diri para pelajar.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Bowo Susatyo, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB. Ia menegaskan pentingnya memperkuat literasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

“Berdasarkan asesmen nasional, capaian NTB untuk jenjang SMA dan SMK masih di bawah 50 persen. Ini menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ungkapnya.

Bowo menambahkan bahwa kegiatan seperti Edufair sangat relevan, karena tidak hanya mendorong literasi membaca tetapi juga literasi digital melalui kegiatan kreatif seperti pembuatan video.

Acara ini diikuti oleh sekitar 50 peserta dari SMA dan SMK se-Pulau Lombok. Ke depannya, diharapkan kegiatan serupa dapat diperluas hingga mencapai Pulau Sumbawa, sehingga manfaatnya lebih merata di seluruh NTB.

Dengan mengusung tema “Generasi Cerdas, Masa Depan Cerdas”, Edufair Bali Nusra 2026 diharapkan mampu menjadi ruang inspirasi dan pijakan awal bagi generasi muda NTB dalam merencanakan masa depan yang lebih terarah, kompetitif, dan siap bersaing di kancah global untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya