Windi Marlini Dilantik Sebagai Ketua DWP NTB Periode 2024–2029

21 Apr 2026 • 23:16 iMedia

InfoSumbawa – Windi Marlini Abul Chair resmi menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk periode 2024 hingga 2029. Acara serah terima jabatan ini berlangsung di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, pada Senin, 20 April 2026.

Dalam sambutan perdananya, Windi menekankan pentingnya peran anggota DWP sebagai pendamping Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mengingatkan bahwa dukungan di lingkungan rumah sangat berpengaruh terhadap integritas dan profesionalisme suami dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Sebagai istri ASN, kita memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis. Dukungan dari rumah menjadi energi bagi suami agar tetap bekerja secara profesional dan berintegritas,” ujarnya.

Windi juga memberikan apresiasi kepada pengurus DWP sebelumnya atas dedikasi dan program yang telah dilaksanakan. Menurutnya, keberlanjutan program-program tersebut sangat penting untuk memperkuat organisasi ke depan.

Di masa kepemimpinannya, Windi mengajak semua anggota DWP NTB untuk aktif dalam berbagai program pemberdayaan, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Ia berharap DWP dapat menjadi tempat belajar yang mendukung sinergi, tak hanya bagi keluarga ASN, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Dewi Sentanawati Faozal, Penjabat Ketua DWP NTB periode sebelumnya, secara resmi menyerahkan kepemimpinan. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus atas kerja sama selama masa transisi sekaligus memohon maaf atas segala kekurangan yang ada.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pengurus. Mohon maaf apabila selama kebersamaan terdapat hal yang kurang berkenan,” tuturnya.

Dewi berharap kepengurusan baru di bawah Windi Marlini dapat membawa DWP NTB menjadi organisasi yang lebih solid, inovatif, dan berdampak positif bagi pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, yang juga hadir sebagai penasihat DWP NTB, mengumpamakan pergantian kepemimpinan sebagai estafet yang harus dilanjutkan dengan kehati-hatian serta semangat kolaborasi. Ia menekankan pentingnya organisasi kerja yang terarah dengan indikator keberhasilan yang jelas.

“Jangan bekerja sekadar rutinitas. Setiap program harus memiliki tujuan dan manfaat yang terukur,” tegasnya. Abul Chair juga menggambarkan peran ibu dalam keluarga sebagai “dashboard kehidupan” yang berfungsi mengatur dan mengingatkan berbagai aspek rumah tangga.

Ia lebih lanjut mengingatkan pengurus untuk menghindari fenomena “penyakit tau-tau” yang berpotensi menghambat regenerasi akibat kurangnya transfer pengetahuan. “Belajar dari senior itu penting agar organisasi tetap berkelanjutan. Tujuan kita harus sama, seperti mendayung perahu ke arah yang seirama,” pungkasnya.

Acara sertijab ditutup dengan penandatanganan berita acara dan diakhiri dengan ucapan selamat kepada pengurus baru serta penghormatan kepada pengurus lama atas dedikasi yang telah diberikan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya