Kerusuhan di Kantor DPRD NTB: Massa Aksi Lakukan Penjarahan dan Pembakaran

30 Aug 2025 • 06:36 Redaksi

Situasi memanas di kompleks kantor DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Sabtu (30/8), ketika gedung sekretariat mengalami kebakaran hebat. Api dengan cepat membesar dan melahap sebagian besar ruangan, sementara massa aksi dilaporkan melakukan penjarahan terhadap inventaris kantor legislatif tersebut.

Ribuan orang yang berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan siswa SMK, bergerak menuju kantor DPRD NTB dari berbagai arah. Di lokasi, suasana hingga siang hari masih tegang dengan kerumunan massa yang terus menyuarakan tuntutan mereka untuk mendapatkan keadilan.

Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Nusa Tenggara Barat 2025 mengemukakan enam poin tuntutan dalam aksi tersebut, antara lain menolak RUU KUHAP yang dinilai memberi legitimasi terhadap tindakan represif aparat, menghentikan segala bentuk represifitas dan intimidasi oleh penegak hukum, serta mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk menindak pelaku penabrakan pengemudi ojek online dan membuka transparansi kasus tersebut.

Mereka juga menuntut pembebasan seluruh aktivis dan massa aksi yang masih ditahan di berbagai daerah, pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan meminta DPRD NTB untuk menindaklanjuti tuntutan Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB tertanggal 25 Agustus 2025.

Aksi besar ini dipandang sebagai respons terhadap kegaduhan yang juga terjadi di tingkat pusat. Hingga saat ini, aparat keamanan masih melakukan penjagaan ketat di sekitar gedung DPRD NTB untuk mengendalikan situasi.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya