Kegiatan Pendidikan Lalu Lintas di SLBN 3 Mataram
InfoSumbawa – Pada Jumat pagi, 17 April 2026, SLBN 3 Mataram menjadi lokasi yang berbeda dengan kehadiran sejumlah personel dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB). Mereka hadir untuk menyapa siswa-siswi melalui program Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas yang merupakan bagian dari upaya preemtif Polri dalam menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB ini dimulai pukul 08.00 WITA. Dengan pendekatan yang santai dan interaktif, materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para siswa.
Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rutinitas yang bertujuan untuk memberikan informasi dasar mengenai lalu lintas.
- Pengenalan rambu-rambu lalu lintas
- Marka jalan
- Fungsi lampu pengatur lalu lintas
“Petugas juga menjelaskan peran polisi di jalan raya dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami,” ucap Kombes Kholid.
Selain dasar-dasar lalu lintas, siswa juga mendapatkan pemahaman pentingnya keselamatan berkendara. Materi ini meliputi posisi aman saat berkendara dan saat menjadi penumpang sepeda motor.
“Kami juga memberikan pemahaman terkait penggunaan sepeda listrik yang semakin populer, dengan menekankan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan demi keselamatan,” tambah Kabid Humas Polda NTB.
Tidak hanya berfokus pada lalu lintas, kegiatan ini juga menyampaikan pesan-pesan penting lainnya. Misalnya, pencegahan perundungan, bahaya kendaraan odong-odong, dan pentingnya melapor jika mengalami atau mengetahui tindakan kekerasan seksual.
Antusiasme siswa terlihat jelas saat sesi tanya jawab dibuka. Banyak dari mereka dengan semangat mengangkat tangan untuk bertanya mengenai aturan lalu lintas atau pengalaman sehari-hari di jalan.
Menurut Kombes Pol. M. Kholid, langkah edukasi ini merupakan langkah preventif yang strategis dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas. “Kami berharap anak-anak dapat menjadi pelopor keselamatan baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.
Keseluruhan rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Diharapkan melalui kegiatan ini, generasi muda menjadi lebih peduli terhadap keselamatan di jalan dan mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
